Pemantauan Misbakhun Terhadap Perkembangan Kasus Century

Hasil gambar untuk misbakhun golkar

Senin (11/9) lalu, Masyarakat Indonesia ibuat heboh dengan munculnya artikel yang berisi hasil-hasil investigasi tentang kasus dibalik Bank Century hingga menjadi Bank Mutiara yang kemudian saat ini diasuh oleh J-Trust Bank oleh laman berita Asia Sentinel. Yang terungkap adanya dugaan konspirasi pencucian uang negara. Media Tersebut menyebutkan peristiwa itu sebagai "pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia."

Sekitar 30 pejabat yang diduga terseret dalam skema pencurian akbar tersebut, termasuk Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang ditulis oleh artikel itu. Artikel ini sendiri ditulis langsung oleh sang pendiri Asia Sentinel, yaitu John Berthelsen.

Dalam kaitan artikel ini juga, nama politikus partai Golkar Mukhamad Misbakhun juga dibawa-bawa oleh Wasekjen Andi Arief yang menuduh Misbakhun sebagai dalang dibalik munculnya artikel ini.

Legislator Mukhamad Misbakhun pun turut mengomentari pemberitaan Asia Sentinel melalui akun media sosialnya.

Pada kamis (13/9), Pejuang perpajakan tersebut terpantau melalui cuittan dalam twiter pribadi miliknya @MMisbakhun menuliskan,



Semoga @KPK_RI masih punya keberanian untuk tetap melanjutkan kasus Bailout Bank Century yg saat ini terhenti hanya pd kasus Pak Budi Mulya. Fakta yg diungkap oleh @asiasentinel makin menguatkan teori konspirasi spt dugaan awal Tim 9 Inisiator Hak Angket DPR. Gusti Ora Sare. https://t.co/wHugRTcpQe

— M.Misbakhun (@MMisbakhun) September 12, 2018



Artikel yang berjudul "Indonesia's SBY Government: `Vast Criminal Conspiracy" yang ditulis John Berthelsen itu menyebutkan bahwa ada keterkaitan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan kasus Bank Century yang mencuri sebanyak 12 miliar dolar AS dari para pembayar pajak, dan mencucinya melalui bank-bank internasional.

Mukhamad Misbakhun yang juga politisi Partai Golkar kemudian melanjutkan kembali cuittanya itu,


Bagi saya perjuangan menuntaskan kasus Century oleh @KPK_RI sampai tuntas adalah ujian konsistensi. Waktu yg menjadi bukti. Terus memantau perkembangan kasus Century bersama sahabat saya para inisiator; Bang @akbarfaizal68, Bang @Maruarar_Sirait, Bunda @Lilywahid

— M.Misbakhun (@MMisbakhun) September 12, 2018



Setiap saya bicara soal kasus Century atau ada media yg membuka kembali kasus tersebut bisa dipastikan ada mantan yg post power syndrome cenat-cenut jantung nya. Lalu ada staf kakus nya bergigi keropos mengigau dg lagu usang yg dinyanyikan ulang.

— M.Misbakhun (@MMisbakhun) 12 September 2018



Dengan adanya tuduhan itu, Partai Demokrat langsung bereaksi dengan membatah tuduhan yang disematkan pada Ketua Umumnya ini. Melalui Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Ferdinand Hutahaean, Demokrat menyatakan bahwa semua yang dituliskan di situ tidak lebih dari sebuah halusinasi yang buruk.

"Mengarang sebuah cerita dengan kisah-kisah fiktif yang diolah seolah kebenaran," Ucapnya saat dihubungi di Jakarta, Rabu (12/9).

Menurut Ferdinand juga, tidak ada satupun kaitan Bank Century dengan SBY, kader Demokrat maupunDemokrat.

Ia kembali menegaskan, SBY juga tidak mengenal Robert Tantular selaku pemilik Century sehingga semua yang telah disampaikan Asia Sentinel adalah fitnah dan omong kosong belaka.

Sumber : akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buronan Pembobol Rekening Ilham Bintang Berhasil Ditangkap Polda Metro Jaya

Bamsoet Mendesak KPK Menyelesaikan Kasus Century Agar Tidak Menggantung

Terus Diungkit Akan Kasus Lamanya, Ini Jawaban Santai Misbakhun